Surah Al-Baqarah

 
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40
41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60
61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80
81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100
101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120
121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140
141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160
161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180
181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200
201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220
221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240
241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260
261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280
281 282 283 284 285 286                            

 

:: Ayat 29 ::

 

 

29.gif (1945 bytes)

Artinya: "Dia-lah yang menciptakan segala yang ada di bumi untuk kalian, kemudian Dia berkehendak pula menciptakan langit, maka Dia menjadikannya tujuh lapis. Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu".

Allah yang menciptakan kita, juga telah mempersiapkan berbagai fasilitas kesejahteraan dan kemakmuran. Untuk itu Allah menciptakan bumi dan langit beserta isinya lalu menyerahkannya kepada manusia. Karena manusia adalah makhluk termulia diantara seluruh makhluk lain yang Allah ciptakan. Dan segala sesuatu, baik benda-benda mati,
tumbuh-tumbuhan, hewan, tanah dan langit, semua diciptakan demi kepentingan manusia. Oleh karena itu di dalam ayat ini dikatakan: Allah menciptakan segala yang ada di bumi untuk kalian".

Dalam ayat 13 Surah Al-Jaatsiyah, dikatakan: "Dia menciptakan bagi kalian segala yang ada di langit dan di bumi."


Jadi bukan hanya bumi, tetapi langit dan segala isinya, Allah ciptakan untuk kepentingan manusia. Satu lagi diantara tanda-tanda tauhid atau keesaan Allah ialah adanya tatanan dan sistem yang amat rumit namun sangat teliti, yang telah mengatur langit dan segala isinya, dimana para ilmuwan di zaman teknologi modern dan serba canggih ini mengakui kelemahan mereka menghadapi kehebatan alam raya ini. Bola bumi yang merupakan sumber kehidupan kita, tak lebih hanyalah sebuah benda langit yang sangat kecil dibanding benda-benda langit yang lain.

Al-Quran pun menyebutnya dengan satu kata bentuk tunggal, yaitu Al-Ardh. Sedangkan tentang langit, di dalam banyak ayat, Al-Quran menyebutnya "Sab'a Samawat" berarti bahwa Allah membentangkan langit yang berlapis tujuh, berdasarkan pengelolaan dan pengaturan yang sangat cermat, yang Dia ciptakan untuk kepentingan manusia. Tujuh langit, yang berdasarkan ayat-ayat lain, langit yang dapat disaksikan oleh mata manusia ini disebut sebagai Sama' ud-dunya, artinya langit yang terendah. Sedangkan langit yang enam lapis lainnya berada di luar jangkauan penglihatan dan pengetahuan manusia.

Kini marilah kita lihat poin-poin penting yang dapat kita ambil sebagai pelajaran dari ayat di atas:

1) manusia lebih mulia dibanding seluruh yang ada di bumi dan langit, bahkan ia merupakan tujuan penciptaan semua itu.

2) Allah menciptakan alam ini untuk kita. Oleh sebab itu hendaklah kita menempatkan diri kita hanya untuk Allah semata.

3) Tak ada satu pun ciptaan Allah di alam ini yang sia-sia, karena ia diciptakan untuk suatu kepentingan bagi manusia, meskipun manusia itu sendiri masih belum mengetahui letak kepentingan tersebut.

4) Dunia diciptakan untuk manusia, bukan sebaliknya, manusia diciptakan untuk dunia. Dunia adalah sarana, bukan tujuan.

5) Segala macam pemanfaatan nikmat-nikmat alam adalah halal bagi manusia, kecuali jika terdapat bukti khusus dari akal atau syare'at yang mengharamkannya.

 

Ke Atas