Surah Al-Baqarah

 
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40
41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60
61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80
81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99 100
101 102 103 104 105 106 107 108 109 110 111 112 113 114 115 116 117 118 119 120
121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131 132 133 134 135 136 137 138 139 140
141 142 143 144 145 146 147 148 149 150 151 152 153 154 155 156 157 158 159 160
161 162 163 164 165 166 167 168 169 170 171 172 173 174 175 176 177 178 179 180
181 182 183 184 185 186 187 188 189 190 191 192 193 194 195 196 197 198 199 200
201 202 203 204 205 206 207 208 209 210 211 212 213 214 215 216 217 218 219 220
221 222 223 224 225 226 227 228 229 230 231 232 233 234 235 236 237 238 239 240
241 242 243 244 245 246 247 248 249 250 251 252 253 254 255 256 257 258 259 260
261 262 263 264 265 266 267 268 269 270 271 272 273 274 275 276 277 278 279 280
281 282 283 284 285 286                            

 

:: Ayat 24 ::

 

 

24.gif (1753 bytes)

Artinya: "Jika kalian tidak melakukannya dan kalian tidak akan mampu melakukannya, maka berhati-hatilah kalian akan neraka yang berbahan bakar manusia dan batu, yang
disediakan bagi orang-orang yang kafir".


Setelah ayat sebelumnya menantang orang-orang kafir agar mendatangkan sebuah surah yang menyamainya, ayat ini menegaskan bahwa kalian, orang-orang kafir, tak akan mampu melakukannya. Kalian yang hidup pada zaman Rasulullah SAWW dan mengenali dengan baik bahasa dan kalimat-kalimat Al-Quran tak akan mampu, tidak juga siapa pun manusia-manusia di masa mendatang, akan mampu melakukannya. Karena kalamullah, sama dengan Allah itu sendiri tak mungkin dibandingkan dengan manusia dan ucapan manusia.

Kemudian Al-Quran, mengancam musuh-musuh dengan api jahanam dan berkata: "Bahan bakar jahanam adalah tubuh para pembuat dosa dan pengingkar.” Yang dimaksud dengan batu-batu di dalam ayat ini ialah semacam batu bara yang menyalakan api neraka, atau batu-batu yang dipakai untuk membuat patung-patung batu yang disembah oleh musuh-musuh Nabi Islam; lalu sebagai bukti kesesatan mereka, Allah akan menghadirkan patung-patung tersebut sebagai bukti dan dokumen bagi kesesatan mereka, sehingga para penyembah berhala itu tak mampu mengingkari kesesatan diri mereka. Sebagaimana di dalam ayat 98 Surah Al-Anbiya Al-Quran berkata:
"Innakum wa maa ta'buduuna min duunillaahi hashobu jahannam", artinya: "Kalian dan sembahan kalian akan menjadi bahan bakar neraka".

Kini mari kita lihat poin-poin penting yang dapat kita jadikan sebagai pelajaran yang kita ambil dari ayat di atas.

1) Berbicaralah dengan tegas kepada musuh-musuh agama kita berkenaan dengan kebenaran agama Islam. Akan tetapi kita sendiri hendaklah memiliki iman yang benar dan kokoh. Ayat ini berbicara kepada para penentang dengan mengatakan: "lam taf'aluu wa lan taf'aluu; artinya: kalian tak mampu melakukan dan tak akan pernah mampu melakukannya.

2) Oleh karena kufur maka manusia sampai ke suatu tempat yang setingkat dengan batu-batu dengan benda-benda mati lain.

3) Hati yang sudah keras membatu dan tak mungkin ditembus oleh ajaran-ajaran kebenaran, di akherat kelak akan dikumpulkan dengan bebatuan pula.

4) Kemukjizatan Al-Quran tidak terbatas hanya pada masa Nabi SAWW saja. Ia adalah mukjizat di segala zaman. Oleh sebab itu Al-Quran mengatakan: "Lan taf'alu", yang artinya: "kalian tak akan pernah mampu menciptakan sesuatu yang sama dengan Al-Quran".

5) Api neraka sedemikian keras dan hebat membakar sehingga bebatuan bagaikan kayu kering menyala mengobarkan api.

 

 

Ke Atas