MA'TAM ASYURA

 

Klik menu-menu dibawah untuk mendengarkan lantuan ma'tam Asyura berbahasa Indonesia bersama Habib Muhammad  Zain Alatas dari Malang, Jatim. Gunakan Real Player dan non-aktifkan dulu midi Anda agar suara tidak berbenturan dengan background sound.

  Bagian 1 Bagian 2 Bagian 3 Bagian 4 Bagian 5 Bagian 6 Bagian 7  

       

Jemaah pecinta Imam Husain sedang khusu' mendengarkan lantunan 

ma'tam Asyura acara Asyura di Gedung Barunawati, Surabaya.

 
       

 

       
 

 

 

 

 
Lirik Ma'tam
 
Ya Husainku
 
 
 

Inilah Husain Ahli Kisa’ Nabi

Selain Husain tiada lagi

Ibunya Sayidah dengan luka hati
Abahnya syahid ditikam belati
Hasan abangnya syahid diracuni
Kini al-Husain seorang diri
 
Koor: Ya Husaiku, kekasih Zahra, Putra Nabiku
 

Umar bin Sa’ad mengepungnya

Ribuan musuh mengeroyoknya
Al-Husain terjepit tiada berdaya
Ribuan panah menghujaninya
Di tengah musuh teraniaya
Jadi sasaran jadi keroyokan
 

Ya Husaiku, kekasih Zahra, Putra Nabiku

 

Panah beracun menembus lehernya

Tombak bercabang membelah dadanya
Alhusain terpelanting dari kudanya
Jatuh tersungkur terbentur-terbntur
 

Ya Husaiku, kekasih Zahra, Putra Nabiku

 

Inilah pewaris risalah nabi

Terjatuh pingsan tak sadar diri
Dadanya terbelah tertembus panah
Keningnya pecah bersimbah darah
 

Ya Husaiku, kekasih Zahra, Putra Nabiku

 

Putra fatimah seorang diri

Jadi tontonan dikerubuti
Bagai hujan batu ia dilempari
Ia tak sadar dan tak sadar diri
 

Ya Husaiku, kekasih Zahra, Putra Nabiku

 

Pedang di tangan jadi tumpuan

Terhuyung berusaha bangun
Tubuhnya bergetar setengah sadar
Pandanganya kabur lalu tersungkur
 
Ya Husaiku, kekasih Zahra, Putra Nabiku
 

Tubuh Al-Husan kini tergeletak

Jatuh terjerembab tiada bergerak
Musuh-musuh Allah bersorak-sorak
Menertawakan Husain terbahak-bahak
 
Ya Husaiku, kekasih Zahra, Putra Nabiku
 

Pedang di tangan siap memenggalnya

Perlahan-lahan memotong nadinya
Alhusain merintih menahan pedih
Mulutnya terbuka tak bersuara
Memanggil abahnya, memanggil ibunya
 
Ya Husaiku, kekasih Zahra, Putra Nabiku
 

Makhluk terlaknat menjambak rambutnya

Mengangkat kepala dari tubuhnya
Darah mengucur dari lehernya
Matanya terbuka teteskan air mata
 
Ya Husaiku, kekasih Zahra, Putra Nabiku
 

Tubuh yang sering dicium Rasul

Putera kesayangan Ummul Batul
Kini tergeletak tak dimandikan tak disolati
 

Ya Husaiku, kekasih Zahra, Putra Nabiku