|
Pameran buku
internasional Tehran, memberikan peluang yang sesuai untuk para penerbit
dan berbagai lembaga kebudayaan, dimana mereka dapat memperkenalkan
kepada para konsumennya, karya-karya terbaru mereka. Pameran buku
internasional yang ke-20 ini, dibuka di Tehran mulai tanggal 2 Mei,
danakan berlangsung hingga 12 Mei
Di bagian dalam negeri pameran ini, diikuti
oleh 1829 penerbit dalam negeri, sedangkan di bagian luas negeri,
diikuti oleh 740 penerbit dari 66 negara. kehadiran para penerbit dari
semua negara Islam dan semua negara tetangga Iran, termasuk diantara
ciri-ciri dan keistimewaan pameran buku yang ke-20 ini. Pameran ini
diresmikan dimana para pejabat terkait Iran, mengumumkan bahwa di
sepanjang tahun lalu, telah dicetak buku sebanyak 52.000 judul. Angka
ini menunjukkan perkembangan mencolok dibanding tahun lalu. Kemudahan
proses produksi buku, hubungan erat dengan para pencetak, pemasyarakatan
budaya membaca buku di seluruh Iran, termasuk diantara solgan-slogan
yang diangkat dalam pameran buku tahun ini.
Sebagai salah satu pameran terbesar di dunia,
maka pameran buku di Tehran, mendapat tempat yang khusus dihati para
penerbit buku di seluruh dunia. Kehadiran luas para penerbit dari
berbagai negara, dan kunjungan jutaan warga Iran ke pameran ini, telah
menjadikan kegiatan pameran buku tiap tahun ini sebagai salah satu
peristiwa penting di bidang kebudayaan di Iran dan di tingkat regional.
Bagi para penerbit dari negara manapun, terbukanya pasar untuk produk
mereka di belahan bumi lain, adalah sesuatu yang sangat diperlukan.
Sejak pameran buku yang ke-16, di Tehran, telah ditambahkan satu bagian
dengan nama "Pasar Internasional Buku Iran", di bagian pameran
internasional; dimana di bagian tersebut, para penerbit Iran dan asing,
memamerkan buku-buku mereka. Memperkenalkan para penerbiat dengan
pameran-pameran buku internasional, seperti pameran buku Franfurt,
London, Paris, dan pemeran buku anak-anak di Bolonia, demikian pula
berbagai festival dan lomba-lomba bergengsi tingkat internasional,
termasuk diantara tujuan yang ingin dicapai oleh pasar ini.
Di pasar internasional ini, buku-buku di
dalam bidang ilmu, yaitu agama, kesusasteraan dewasa, kesusasteraan anak
dan remaja, filsafat, kesenian, sejarah dan geografi, iranologi dan
penulisan senario filem. Para penerbit dari negara-negara Arab,
Afrika,Jerman, Swiss, Inggris, memiliki aktifitas yang lebih luas di
bidang ini. Kehadiran anggota Panitia ketua IBBY (The
International Board on Books for Young People) dan partisipasi
sejumlah penulis dan penerjemah dari Perancis dalam pameran ini, membuka
peluang yang sangat berharga untuk pertukaran pikiran antara mereka ini
dengan para penulis dan penerjemah Iran.
Demikian pula, buku-buku anak dan
remaja, adalah salah satu bidang yang mendapat perhatian besar pula dari
para penerbit dalam dan luar negeri. Kehadiran para penerbit Iran yang
membawa sukses dalam pameran Bolonia di Italia, dan partisipasi yang
sangat bagus para pelukis buku anak dan remaja dari Iran dalam berbagai
lomba internasional, telah membuat para penerbit asing tertarik kepada
bidang ini. Penerbit Pusat Pengembangan Daya Pikir Anak dan Remaja;
Shourush; Madrasah; Syabawiz; dan Ufugh (semuanya adalah nama-nama
penerbit buku anak dan remaja di Iran) termasuk diantara penerbit yang
hadir secara aktif di Pasar Buku Internasional ini.
Pameran buku internasional ke-20 di Tehran,
diselenggarakan di Mushalla (Masjid Agung) Tehran. Di hari-hari pertama
penyelenggaraan pameran ini, kami melakukan peninjauan dan melihat-lihat
beberapa stan yang ada. Direktur penerbit "Peak-e Farhang" menyambut
dengan sangat gembira kondisi dan pengaturan tata letak pameran tahun
ini. Ia mengatakan, "Dengan meletakkan berbagai penerbit saling
berdekatan, maka pameran tahun ini berubah dari keadaan yang mirip toko
buku, menjadi benar-benar sebuah pameran. Yang demikian ini sesuai
dengan standar internasional."
Salah seorang pengunjung pameran di hari pertama, Uskup Rabah Abul Asal,
pemimpin gereja-gereja Inggris di Palestina, Lebanon, Suriah dan Jordan.
Ia menilai kehadiran luas warga Iran untuk mengunjungi pameran buku ini
sebagai sesuatu yang luar biasa. Ia juga berbicara tentang arsitektur
Mushalla atau Masjid Agung yang indah ini, dan berkata, "Saya sangat
kagum melihat gaya bangunan ruangan pameran yang sangat indah ini.
Suasana di sini sangat koordinatif dengan pemanfaatannya untuk kegiatan
pameran dan kebudayaan. Untuk sebuah pameran buku, bangunan ini
sangatlah besar. Hal ini menunjukkan kecintaan warga Iran kepada buku."
Diantara berita menarik berkenaan dengan
pameran buku tahun ini, ialah dipamerkannya karya-karya Imam Khumaini ra,
yang telah diterjemahkan ke lebihd ari 10 bahasa asing, dan mendapat
sambutan luas dari para peneliti Iran dan asing. Yayasan Penyusunan dan
Penerbitan karya-karya Imam Khumaini ra, yang memamerkan karya-karya
Imam ini, sejak hari pertama pameran sudah mendapat sambutan luas dari
masyarakat. Karya-karya Imam ini diterjemahkan ke bahasa Arab, Inggris,
Perancis, Jerman, Turki Azari, Turki Istanbul, Kigiztan, Urdu, dan
sebagainya.
Direktur yayasan ini mengatakan, hingga kini,
buku-buku "Jihad Akbar (The Great Jihad); Kebangkitan Asyura (The Ashura
Uprising); dan Palestina dalam Pandangan Ima Khumaini ra (Palestine From
The View Point of Imam Khumaini) adalah buku-buku yang paling banyak
dicari dan diminati. Salah satu poin menarik pameran buku Tehran, ialah
adanya kegiatan-kegiatan lain di samping pameran itu sendiri; yang
selalu menarik perhatian banyak orang. Tahun ini pun, kegiatan-kegiatan
sampingan ini juga diadakan. Diantaranya ialah: pentas terbuka; pentas
musik; lomba buku dalam pandangan fotografer; lomba baca anak dan dewasa;
pameran boneka; pameran pahat dan ukir; pameran berbagai kebudayaan
Iran; penyelenggaraan berbagai konferensi dengan topik-topik Keagamaan,
kebudayaan, kritik dan penelitian buku, yang dihadiri oleh para pakar,
penulis dan penerjemah.
|