Sejarah Dunia 24 Oktober

   ::  Ke Index Kalender Hijriah                  

:: Ke Index Kalender Masehi

 

 

 

 

 

 

 

 

Perjanjian Westphlia Ditandatangani

24 Oktober 1648, ditandatangani perjanjian Westphlia oleh Prussia, Austria, Swedia, dan Perancis. Dengan demikian, berakhirlah peperangan antara kaum Protestan dan Katholik. Swedia dan Perancis memulai peperangan dengan Prussia untuk melindungi kaum Protestan di negara ini. Namun, setelah ditandatanganinya perjanjian Westphlia, Swedia mengakui penguasaan Prussia atas kaum Protestan di negara itu. Perancis juga bersedia berdamai dengan Prussia dengan menerima ganti rugi perang     dan penguasaan atas sebagian wilayah bagian barat Prussia. Di antara hasil penting perjanjian ini adalah keluarnya sebagian wilayah dari kekuasaan Paus dan menurunnya pengaruh Gereja secara tajam di Eropa.

Eksekusi Pembagian Polandia 

24 Oktober 1795, rencana pembagian negara Polandia dilaksanakan. Polandia dibagi-bagi antara Rusia, Austria, Prusia. Dengan demikian, Polandia secara keseluruhan dihapus dari peta geografi dunia. Dua puluh tahun kemudian, Kongres Prussia meresmikan pembagian Polandia ini. Namun, perjuangan rakyat Polandia untuk mendapatkan kemerdekaan dan situasi politik Eropa pasca Perang Dunia Pertama telah memberikan kesempatan bagi rakyat Polandia untuk meraih kemerdekaannya. Akhirnya, pada tahun 1921, Polandia secara resmi merdeka.

Polandia memiliki wilayah seluas 312.683 kilometer persegi dan terletak di Eropa timur.

PBB Berdiri 

24 Oktober 1945, Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) secara resmi didirikan untuk menggantikan Liga Bangsa-Bangsa.  Para wakil dari negara-negara Sekutu pada Perang Dunia Kedua, yaitu AS, Soviet, Inggris, dan Perancis, dalam perundingan-perundingan selama perang tersebut telah memulai persiapan pendirian PBB ini. Akhirnya, dalam konfrensi di San Fransisko, Amerika, para wakil dari 50 negara-negara dunia menandatangani piagam pembentukan PBB.

PBB bermarkas tetap di New York  ini. Tujuan utama dididirkannya PBB, seperti yang disinggung dalam piagam PBB, adalah untuk menjaga perdamaian di dunia, mengembangkan hubungan persahabatan antar bangsa, memupuk kerjasama internasional untuk menyelesaikan berbagai masalah ekonomi, sosial, dan budaya, serta mengembangkan penghormatan atas Hak Asasi Manusia dan kebebasan.

Tak dapat disangkal bahwa PBB telah melakukan banyak hal yang patut dipuji. Namun, adanya hak veto untuk lima negara anggota tetap Dewan Keamanan, yaitu AS, Rusia, Inggris, Prancis dan China, telah membuat kebijakan Dewan Keamanan sebagai salah satu badan utama PBB, selalu mengikuti langkah kelima negara tersebut, khususnya AS. Sebaliknya, Majlis Umum yang menjadi forum seluruh anggota PBB justeru tidak memiliki kekuatan yang berarti dibanding dengan Dewan Keamanan. Ketidakadilan inilah yang telah menghambat keberhasilan PBB dalam mengemban misinya, dan bahkan telah melahirkan protes dari banyak negara anggotanya.

Zambia Merdeka 

24 Oktober tahun 1964 Zambia berhasil memperoleh kemerdekaan dari Inggris dan hari ini djadikan sebagai Hari Nasional Zambia. Negara ini dijajah oleh Inggris sejak tahun 1888. Pada tahun 1953 hingga 1963, Zambia yang saat itu bernama Rhodesia Utara, bersama dengan Rhodesia Selatan membentuk federasi Afrika Tengah. Setelah bubarnya federasi ini, Rhodesia Utara pada tahun 1963 merdeka dan mengubah namanya menjadi Zambia.

Zambia memiliki luas 752.613 kilometer persegi, terletak di bagian selatan benua Afrika dan berbatasan dengan Zaire, Angola, Tanzania, Malawi, Namibia, dan Zimbabwe.