22 Juli

 

Johann Sebastian Bach Meninggal

22 Juli tahun 1750, Johann Sebastian Bach, musisi klasik terkenal  Jerman, meninggal dunia dalam usia 65 tahun. Bach dilahirkan pada tahun l685 dalam keluarga yang mencintai musik. Ayahnya, Johann Ambrosius, adalah pemimpin kelompok musik di kota Eisenach. Pada usia kanak-kanak, Johann Sebastian diajari ayahnya memainkan biola. Dia juga mempelajari organ dari pamannya yang juga terkenal sebagai musisi, Johann Christoph Bach. Pada usia delapan tahun, Bach memasuki Latin Grammar School dan di sana ia bergabung dalam paduan suara yang membuat bakat musiknya semakin terasah. Pada usia remaja, ia mulai bergabung dalam berbagai kelompok musik dan akhirnya ia menciptakan sendiri karay-karya musiknya yang banyak bertema relijius.

Perang Isonzo Meletus

22 Juli 1915, meletuslah perang Isonzo antara pasukan Italia melawan pasukan Austria. Perang ini terjadi di sepanjang Sungai Isonzo di sebelah timur Italia, yang kini merupakan bagian dari Slovenia.  Perang Isonzo merupakan bagian dari Perang Dunia Pertama. Dalam perang ini, Italia merupakan bagian dari pasukan Sekutu sedangkan Austria bersekutu dengan Jerman.  Perang Isonzo terdiri dari beberapa tahap. Perang Isonzo yang dimulai tanggal 22 Juli 1915 berakhir pada bulan Agustus tahun yang sama. Perang Isonzo secara keseluruhan berhenti pada bulan November 1917 dengan kekalahan Italia dan menewaskan ratusan ribu tentara yang sebagian besarnya dari pihak Italia.

Pembantaian Massal Tentara Zionis

22 Juli 2002, di kegelapan malam, ketika anak-anak dan kaum perempuan Palestina tengah terlelap, tentara Zionis mengempur kawasan Jalur Gaza dengan menggunakan beberapa unit pesawat tempur F-16 buatan AS. Dalam serangan ini, Syaikh Salahus-syahadah, komandan Brigade Izuddin Qassam, sayap militer Hamas dan 16 warga sipil Palestina gugur syahid, di antaranya 9 anak-anak tak berdosa. Sementara itu, 150 warga Palestina lainnya terluka. Syaikh Salahus-syahadah adalah seorang pejuang Palestina yang sangat gigih. Dalam serangan Zionis tersebut, ia gugur syahid bersama istri dan anak perempuannya yang masih kecil. Dia juga pernah dipenjara ooleh Zionis selama 12 tahun dan mengalami penyiksaan yang keji.

Tzar Rusia Berusaha Memisahkan Georgia dari Iran

22 Juli 1783, Tzar Rusia dalam usahanya untuk melaksanakan wasiat dari Peter the Great, mantan penguasa Rusia, berkenaan dengan penguasaan Rusia atas Teluk Persia, melakukan langkah pertamanya dengan memisahkan Georgia dari kekuasaan Iran. Dalam rangka ini, Tzar Rusia menjalin perjanjian dengan pemimpin Georgia yang menyatakan bahwa Georgia berada di bawah perlindungan Rusia dan Georgia dilarang berhubungan langsung dengan Iran dan Ottoman. Meskipun perjanjian antara Georgia dan Rusia ini menimbulkan kemarahan di pihak Iran, namun raja Iran saat itu yang sibuk dengan perang dan konflik dalam negeri tidak mengambil langkah apapun dalam menanggapi masalah ini. 

Ibnu Sa’ad Waqidi Meninggal

4 Jumadits-Tsani tahun 230 Hijriah, Ibnu Sa’ad Waqidi, seorang ahli hadis dan sejarawan termasyhur Irak, meninggal dunia. Ibnu Sa’ad Waqidi merupakan murid dari Muhammad bin Umar Waqidi, sejarawan terkemuka pada masa itu. Ibnu Sa’ad banyak menulis kitab-kitab sejarah, namun yang paling membuatnya terkenal adalah buku sejarah berjudul At-Thabaqatul Kabir. Buku ini berisi penjelasan mengenai kehidupan Rasulullah SAWW beserta para sahabat dan para ulama Islam.