|
|
||||||
|
Al-Mahdi, Penyelamat Islam dan Seluruh Agama |
||||||
|
Menyambut Hari Lahir Imam Sahibuzzaman as (1)
|
||||||
|
|
||||||
|
|
Tidak diragukan lagi bahwa suatu hari, dunia akan dipenuhi dengan ketenangan dan ketentraman yang tiada tara. Perbedaan antar kelas dan golongan masyarakat tidak akan dijumpai lagi. Tanda-tanda kekafiran dan kesyirikan tidak akan ada lagi. Seseorang akan datang. Ia akan mengakhiri semua kesedihan dan menyembuhkan semua luka. Ketika dia datang, di semua penjuru dunia akan bertumbuhan pohon-pohon cinta. Dia bagaikan matahari yang menerangi langit hati yang gelap. Ketika dia datang, semua tempat akan menghijau bagaikan musim semi. Dia dengan lemah lembut akan menggandeng tangan-tangan yang lemah dan membawa hati-hati yang lelah dan terluka ke rumah harapan. Dia akan mendengarkan suara semua orang. Dengan melodi yang menyentuh hati, dia akan berkata “Anal Mahdi. Akulah Mahdi, hujjah dari Allah dan akulah khalifah bagi hamba-hamba-Nya. Kini aku telah datang. Sadarlah kalian bahwa kedatanganku ini adalah berita yang terbaik bagi umat manusia. Wahai pembela utamaku yang dipilih Allah untuk mendampingiku! Wahai para pejuang dan para sahabat, datanglah ke arahku untuk mengakhiri masa kezaliman dan kekejaman dan untuk memenuhi dunia dengan kedamaian dan persahabatan.” Salam bagi Mahdi yang dijanjikan, Salam bagi dia yang merupakan pelindung dari segala keberadaan, dan harapan bagi semua orang-orang yang tertindas. Terimalah ucapan selamat dari kami atas hari kelahiranmu yang mulia! Sejak diciptakan dengan fitrah untuk mencapai kesempurnaan, sejak zaman ketika kaki dilangkahkan kepada dunia keberadaan, manusia selalu tidak puas atas keadaan yang ada serta selalu mencari kota kebaikan dan masyarakat yang memiliki interaksi yang baik dan benar. Pemikiran seperti ini adalah keyakinan yang fitri dan wajar. Manusia dengan segala perselisihan mazhab, akidah, budaya, dan adat-istiadat, di berbagai zaman, selalu menantikan hari yang dijanjikan. Dengan datangnya hari tersebut, tujuan besar dari ajaran wahyu dan pemikiran-pemikiran manusiawi akan terealisasi. Pada zaman ini, setelah melewati penderitaan dan kesengsaraan, umat manusia akan mencapai perdamaian dan kegemilangan. Dalam agama-agama samawi, ufuk masa depan sejarah umumnya selalu terang dan gemilang. Dunia tidak lagi akan berada di tangan para penguasa yang zalim karena pada saat itu, para penindas hak dan pelaku kebatilan akan musnah. Keyakinan bahwa kedamaian di dunia akan terwujud dan kezaliman akan musnah, merupakan keyakinan yang ada di semua agama. Dalam semua kitab-kitab samawi, selalu dituliskan mengenai kabar gembira ini, meskipun nama dan identitas penyelamat besar itu berbeda-beda untuk setiap agama. Berdasarkan keyakinan agama Zoroaster, seorang penyelamat akan datang yang bertugas melawan kejahatan. Penyelamat dalam agama Zoroaster disebut sebagai “Sushianes”. Dia akan membangun dunia yang menjadi harapan semua orang. Sushianes memiliki kekuatan dari langit, dan dunia yang akan dia bangun adalah dunia yang terang dan penuh cahaya. Ajaran Yahudi juga meykini akan datangnya seorang penyelamat yang disebutkan dalam taurat, sbb. “Seorang anak dari keturunan Yasa, yaitu ayahanda Nabi Daud, akan muncul. cabang Ia akan tumbuh besar dan ruh Tuhan akan dimasukkan ke dalamnya agar orang-orang miskin diobati dengan keadilan dan ia kemudian mengatur bumi dengan adil. Ialah pemimpin bagi orang-orang yang tertindas.” Dalam ajaran Kristen, penyelamat yang dijanjikan itu adalah Isa Al-Masih yang akan kembali turun ke bumi dan akan menyelamatkan dunia dari kesengsaraan. Al-Masih diyakini akan menciptakan kedamaian, kebaikan, dan keberkahan di muka bumi. Dalam Injil Lucas disebutkan, “ Ketatkan ikat pinggangmu dan nyalakan lenteramu. Jadilah seperti orang yang selalu menunggu kedatangan tuanka, hingga ketik tuannya itu datang dan mengetuk pintu, ia segera dan terburu-buru membukakan pintu bagi tuannya itu”. Penelaahan terhadap berbagai agama dan bangsa lainnya menunjukkan bahwa sebagian besar dari mereka juga memiliki keyakinan yang sama dalam masalah ini. Di antaranya, dalam ajaran Hindu disebutkan bahwa akan datang seorang raja yang akan menguasai dunia Timur dan Barat dengan kebenaran dan kejujuran. Dia akan melepaskan dunia dari kebodohan, kegelapan, dan kelalaian. Oleh karena itu, keyakinan atas datangnya seorang penyelamat dan dikalahkannya kezaliman dan kekejaman, serta didirikannya sebuah pemerintahan yang adil merupakan keyakinan yang mendunia dan berakar dari fitrah manusia. Para pengikut agama-agama samawi, yaitu Islam, Kristen, dan Yahudi, percaya bahwa masa depan kehidupan adalah menangnya kebenaran dan berkuasanya iman. Islam sebagai agama yang terakhir dan paling lengkap dari semua agama-agama samawi, juga mempercayai bahwa akhirnya, suatu hari manusia akan mencapai kesempurnaan dan kemuliaan akal serta akan mencapai tahap terwujudnya sebuah masyarakat yang diharapkan. Al-Quran dalam berbagai ayatnya telah mengisyaratkan mengenai hal ini. Di samping itu, banyak hadis dari Rasulullah dan para imam ma’shum yang menjelaskan mengenai masa depan dunia dan akan datangnya seorang penyelamat. Dalam Al-Quran disebutkan bahwa pada akhirnya, mata air kejahatan dan kezaliman akan berhenti mengalir dan Allah akan memilih ornag-orang yang saleh sebagai penguasa dunia. Islam dalam penjelasaannya mengenai Imam Mahdi menekankan pada aspek fitrah manusia dan menyatakan bahwa Imam Mahdi bukan hanya penyelamat bagi kaum muslimin, melainkan penyelamat bagi seluruh umat manusia. Dalam surat Anbiyaa ayat 105 disebutkan, “Telah kami tuliskan dalam Zabur, setelah juga kami sebutkan pada Taurat, bahwa hamba-hamba kami yang saleh akan menjadi ahli waris (penguasa) bumi”. Islam dengan jelas dan penuh penekanan menyatakan bahwa dunia di masa depan akan dipenuhi oleh keadilan dan keimanan. Islam juga menyatakan kemenangan Islam di atas agama-agama lainnya dan kejayaan kaum yang tertindas di dunia masa depan. Dalam surat Qashah ayat 5 Allah berfirman, “Kami berkehendak bahwa orang-orang yang tertindas itu akan memperoleh limpahan nikmat yang banyak serta Kami jadikan mereka pemimpin sekaligus ahli waris di muka bumi ini” Berdasarkan Al-Quran dan riwayat, penyelamat yang dijanjikan itu memiliki nama yang sama dengan Nabi Muhammad SAWW dan atas namanyalah, sang penyelamat itu bangkit untuk memusnahkan kezaliman dari muka bumi serta mendirikan istana keadilan di tengah umat manusia. Imam Mahdi tidak hanya datang untuk mewujudkan keadilan di muka bumi, melainkan juga untuk menciptakan dunia yang bersatu dan dipenuhi dengan perdamaian dan keamanan. Pemerintahan Imam Mahdi merupakan buah dari semua kebangkitan para nabi dan rasul, serta kemenangan bagi orang yang berakal dan berpengetahuan atas orang-orang yang bodoh dan syirik. Dalam pandangan Islam, Imam Mahdi adalah lingkaran yang menuntaskan semua lingkaran perjuangan orang-orang yang benar dan dialah yang akan mengantarkan kebenaran untuk mencapai kemenangan. Oleh karena itu, kedatangan Imam Mahdi merupakan kegembiraan bagi orang-orang yang salih dan benar. Dalam surat Nur ayat 55, Allah berfirman, “Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman dan melakukan amal kebajikan bahwa Allah akan menjadikan mereka sebagai penguasa di muka bumi sebagaimana Allah telah juga menjadikan orang-orang sebelumnya sebagai penguasa. Allah akan meneguhkan agama yang diridhai-Nya bagi mereka. Kemudaian Dia akan mengubah keadaan datri yang tadiny petuh ketakutan menjadi kondisi yang aman dan sentausa….” Rasulullah SAWW bersabda, “Seandainya umur dunia hanya tersisa satu hari, Allah akan memanjangkan hari itu sampai datangnya seseorang yang saleh dari Ahlul Baitku yang akan memenuhi dunia dengan keadilan.” Menurut riwayat, Imam Mahdi akan datang ketika dunia sudah dipenuhi dengan krisis yang besar dan terjadi perang, pertumpahan darah, kerusakan, dan kejahatan. Dunia saat itu sedang terancam musnah dan hancur akibat semua krisis tersebut. Imam Shadiq a.s. pernah bersabda, “Di saat ketika dunia mengahdapi kesulitan yang amat besar sehingga semua orang tidak mampu dan kelelahan, serta mencari-cari penyelamat dari semua maslah tersebut, mencari dokter penyembuh, komandan yang meemrintah, dan ayah yang melindungi, akan datangnya Imam Mahdi yang akan menyelamatkan dunia dari semua kesulitan itu.” Dalam rangka hari kelharian Imam Mahdi tanggal 15 Say;ban, marilah kita meminta kepada Allah agar menyegerakan kedatangan Imam Mahdi yang akan mendengarkan jeritan orang-orang tertindas dan tak memiliki pelindung. Marilah kita memohon ke hadirat Allah SWT agar Imam Mahdi segera datang, untuk memusnahkan semua kezaliman dan menciptakan keadilan di muka bumi ini. Sebagaimana pernah diungkapkan oleh seorang filsuf Inggris, Bertrand Russel, “Dunia hari ini sedang menghadapi krisis sejarah yang terbesar yang tidak pernah terjadi sejak krisis Nabi Nuh. Dalam krisis ini, umat manusia ingin memusnahkan dirinya sendiri. Inilah saat kebangkitan seorang penyelamat besar yang akan memperbaiki keadaan dunia yang telah rusak ini dengan kekuatan dari Tuhan, dan saat itu, dunia akan mencapai keselamatan.”
|
|||||
|
|
||||||