Perang yang menyengsarakan

Bismillahirohmanirohim assalamu alaikum wr wb.

Ekspansi Irak terhadap Iran memiliki berbagai dampak kerugian dalam aspek politik, ekonomi dan kemanusiaan. Dan dewasa ini bukan hanya iran-irak melainkan banyak sekali negara-negara kawasan yang terkena imbasnya. Dalam sajian ini kami akan mengupasnya lebih jauh lagi selamat mengikuti.

Tanggal 22 september 1980 , pasukan rezim irak melalui darat-udara mencerobohi perbatasan iran dan di hari-hari pertama ekspansi ini telah diduduki sekitar 30 km persegi dari bumi Iran, ekspansi ini adalah hasil dari kerakusan dan kekuasaan gila-gilaan Saddam Husein .

Pemerintahan Bagdad dengan melihat kejatuhan rezim syah di Iran merasa menjadi pemimpin Arab dan menjadi pemain utama dalam percaturan politik dan militer di kawasan,oleh karena itu pemerintahan bagdad dengan berdasarkan mimipi-mimpi ini berharap revolusi iran ini bisa dijinakan , Rezim Irak dengan memanfaatkan nuansa kekuasaan yang muncul dari perspektif sistem internasional dan beberapa penguasa di kawasan terhadap revolusi islam Iran, - dengan dalih membebaskan khuzistan dan penduduk-penduduk di pulau-pulau teluk persia dan dengan alasan pembelaan terhadap hak-hak bangsa arab dan dengan menginjak-injak konvensi hubungan bertetangga, mengobarkan perang di kawasan yang berlangsung selama 8 tahun yang memiliki dampak-dampak yang sangat mengerikan; berupa kehancuran sumber-sumber kekayaan alam , sumber-sumber produksi, terhentinya pertumbuhan ekonomi iran-irak dan juga meningkatnya volume kehadiran tentara asing di kawasan

Dalamlaporan PBB disebutkan bahwa kerugian yang diderita iran mencapai 100 milyar dolar namun sebenarnya melebihi yang dilaporkan PBB, yaitu mencapai lebih dari 1000 milyar dolar. Ini belum kerugian-kerugian yang besifat immateri,

Sudah barang tentu irak juga mengalami kerugian yang sama , surat kabar figaro terbitan Paris dalam edisi awal januari 1999 melaporkan , biaya yang dikeluarkan Irak sekitar 150 milyar dolar.

Dan ternyata Rencana Sadam Husein untuk menguasa Iran gagal total dan pulang dengan hina dina, dengan kerugian yang sangat banyak.

Ekspansi iran terhadap kuwait juga juga pada intinya telah membuka cerita lain tentang betapa rakusnya penguasa bagdad tersebut.padahal sebelumnya mayoritas kekuatan-kekuatan besar timur dan barat begitu pula negara-negar arab kawasan termasuk kuweit mendukung politik ekspansi itu dan dari kacamata barat dukungan luas internasional terhadap irak dalam peristiwa serangan irak terhadap iran ,merupakan alasan irak ingin juga mencerobohi kuwait, namun tanggapan dunia internasional terhadap kuwait terasa jelaas dibanding ketka irak menyerang iran dengan artian- bahwa dewan keamanan PBB di hari-hari pertama serangan irak ke kuwait telah mengecam aksi dan menyuruh irak keluar dari kuwait tanpa syarat apapun, sementara resolusi dewan keaman terhadap serangan irak -terhadapp iran terlambat yaitu di hari ketujuh ( 28 september 1980) , mereka mengabaian serangan irak yang terus-menerus danbersikapacuh.

Bagaimanaun juga serangan irak -kekuwait menjadi pijakan n barat untuk lebih ikut campur tangan dalam urusan rumah tangga negara-negara lain.

Sampai-sampai setelah beakhirnya perang minyak pada tahun 1991 kehadiran militer AS tambah mencolok, sesungguhnya AS dengan memanfaatk krisis yang diciptakan bagdad di kawasan telah memperoleh dua tujuan utama.

Pertama- kehadiran militernya di kawasan semakin meningkat dan kedua meraup milyaran dolar dari hasi-hasil penjualan senjata

Sebagaiman telah disinggung sebelumnya-perang irak terhadap iran, disertai dengan dampak-dampak kerugian yang tak sedikit dalam hal ini misalnya; persoalan tawanan perang dan mafqudin yang hilang dan yang terluka akibat senjata kimia dan mikroba yang digunakan oleh irak, hingga kini 59 .830 tawanan irak telah dibebaskan oleh RII sebalikny juga 39.417 tawanan iran telah juga dibebaskan oleh irak, dan 2806 tawanan iran masih berada di irak dan sedang diusahakan oleh pejabat-pejabat terkait untuk dibebaskan,

Kerugian lain adalah gugurnya 65 .000 pasukan militer dan sipil iran akibat senjata kimia rezim IRAK !.

 

Home