|
|
|
|
|
|
|
|
Transkrip Berita Siaran Senin Malam 31 Desember 2007 |
|
Pembangunan PLTN Bagian
Kedua di Khuzestan Dimulai
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Manouchehr
Mottaki, menyatakan separoh kapasitas Perusahaan Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)
Bushehr yang terletak di Iran selatan akan dioperasikan selambat-lambatnya
musim panas tahun depan. Mottaki kemarin dalam wawancaranya dengan
wartawan di Teheran seraya mengisyaratkan bahwa Rusia memulai pengiriman
bahan bakar ke Iran dalam delapan tahap, juga mengatakan, "Melalui
penyempurnaan proyek ini, separoh instalasi nuklir Bushehr yang sesuai
dengan kesepakatan Iran dan Rusia siap dioperasikan." PLTN Busheher
dirancang untuk memproduksi seribu megawat aliran listrik. Republik Islam
Iran tengah merancang PLTN dengan kepasitas 20 ribu megawat.
Dalam perkembangan lainnya, Menteri Energi Republik Islam
Iran, mengabarkan dimulainya pembangunan tahap kedua PLTN yang
berkapasitas 350 megawatt, di kawasan Darkhovain, Provinsi Khuzestan,
Iran.
Masih mengenai nuklir, negara-negara Arab secara resmi
telah menggarap program pembangunan instalasi nuklir sipil sejak
pertengahan tahun 2006. Dua hari lalu, Mesir menyatakan bahwa program
pembangunan instalasi nuklir akan dimulai setelah terhenti selama 20 tahun.
Presiden Perancis, Nicholas Sarkozy, dalam lawatan terakhir ke Mesir
ketika diwawancarai Koran Al-Ahram, terbitan Kairo, menyatakan bahwa bila
Mesir tertarik, Perancis siap bekerjasama di bidang nuklir. Saat ini,
Mesir berniat membangun empat instalasi nuklir.
Sementara itu, Wakil Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam
Iran di Dewan Keamanan Tinggi Nasional Iran, Ali Larijani, ketika
diwawancari media-media massa lokal dan asing di Mesir, kemarin,
mengatakan, "Penggunaan teknologi nuklir sipil yang sesuai dengan
undang-undang Badan Energi Nuklir Internasional merupakan hak semua negara
anggota. Pihak manapun tak dapat mengabaikan hak tersebut."
Iran Tidak Terima Saham Di
Bawah 20 Persen di Laut Kaspia
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran,
Sayid Mohammad Ali Hosseini, menyatakan bahwa Teheran tidak akan menerima
bagiannya di bawah 20 persen di Laut Kaspia. Mohammad Hosseini hari ini
dalam konferensi pers mingguannya mengatakan, "Berdasarkan prinsip
keadilan status hukum Laut Kaspia, Republik Islam Iran berhak atas 20
persen Laut Kaspia. Menurut ketetapan ini, Iran akan ikut serta dalam
konferensi negara-negara pesisir Laut Kaspia dan tetap mempertahankan
bagiannya tersebut."
Di bagian lain statemennya, Hosseini mengecam penggalian
di Masjid Al-Agsha oleh Zionis Israel untuk memetakan serta mengubah
tatanan historis dan agamis masjid ini. Hosseini memperingatkan
lembaga-lembaga internasional dan negara-negara Islam supaya melakukan
tindakan yang diperlukan untuk menghentikan brutalitas rezim Zionsi
Israel.
Seorang Palestina
Gugur Syahid
Seorang warga Palestina gugur syahid setelah terkena
peluru yang ditembakkan tank militer Rezim Zionis Israel di pintu gerbang
Erez, Beit Hanun. Menurut Kantor Berita AFP dari Gaza, sumber-sumber rumah
sakit Palestina hari ini menyebutkan, serdadu Zionis Israel yang menaiki
tank menembaki sekelompok warga Palestina di pintu gerbang Erez, yang
menggugurkan Khaldiah At-Talbani dan mencederai tiga warga lainnya.
Berdasarkan laporan tersebut, Khaldiah At-Talbani yang berumur 30 tahun
gugur syahid ketika menanti rombongan jamaah haji yang kembali dari tanah
suci.
Sehari sebelumnya, Menteri Perang Rezim Zionis, Ehud
Barak, menentang kepulangan para jamaah haji Palestina melalui pintu
gerbang Rafah yang menghubungkan Mesir dengan kawasan Jalur Gaza.
Dikatakan pula, para jamaah haji Palestina diperbolehkan pulang ke tanah
air mereka melalui pintu gerbang Karam Abu Salem, yang dijaga ketat oleh
serdadu Israel. Lebih dari 1.700 jamaah haji Palestina selama berjam-jam
terlantar di pelabuhan Nuweiba untuk kembali ke tanah air mereka melalui
pintu gerbang Rafah.
Ehud Olmert Akui Tak
Ada Upaya Tingkatkan Perdamaian
Perdana Menteri Rezim Zionis Israel, Ehud Olmert,
mengakui bahwa pihaknya tidak berupaya meningkatkan proses perdamaian di
kawasan. Menurut Kantor Berita Xinhua, sumber-sumber pemberitaan Palestina
kemarin menyebutkan, "Dengan alasan serangan rudal ke kawasan permukiman
Zionis oleh para pejuang Palestina, Olmert di sidang kabinet mingguan
menuntut konsistensi Otorita Palestina untuk menindak serangan tersebut."
Olmert mengklaim, "Selama bangsa Palestina tidak konsisten, ia tak akan
meningkatkan proses perdamaian."
Tanpa menyinggung intensitas kekerasan serdadu Zionis
Israel terhadap bangsa Palestina dan berlanjutnya pembangunan permukiman
Zionis di Tepi Barat Sungai Jordan, Olmert mengatakan, "Tel Aviv tidak
dapat mengubah sikapnya soal bangsa Palestina."
Musharraf:
Investigasi Internasional Bisa Dipertimbangkan
Presiden Pakistan Pervez Musharraf, menilai investivigasi
internasional soal aksi teror terhadap Mantan Perdana Menteri Pakistan,
Benazir Bhutto, sebagai hal yang bisa dipertimbangkan. Partai Rakyat
Pakistan (PPP) kemarin meminta pihak internasional untuk melakukan
investigasi aksi teror terhadap Bhutto. Menurut Kantor Berita IRNA yang
mengutip situs Pakistan News, Musharraf kemarin malam mengatakan, "Investigasi
internasional soal aksi teror terhadap Benazir Bhutto merupakan langkah
yang dipertimbangkan."
Musharraf dalam wawancara telepon dengan Perdana Menteri
Inggris, Gordon Brown, mengatakan, "Pemerintah tengah mengusut para pelaku
di balik aksi-aksi teror." Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Pakistan
menentang investigasi internasional soal aksi teror terhadap Bhutto,
dengan mengatakan, "Komunitas internasional tidak dapat memahami kondisi
Pakistan."
Aksi teror di tempat sidang Partai Rakyat Pakistan (PPP)
di kota Rawalpindi menyebabkan Benazir Bhutto tewas.
Partai Nawaz Sharif Ikut
Serta dalam Pemilu Parlemen
Pemimpin Partai Liga Muslim Pakistan, Nawaz Sharif,
menyatakan bahwa pihaknya akan ikut serta dalam pemilu legislatif
mendatang. Menurut Kantor Berita IRNA dari Lahore, Provinsi Punjab,
Pakistan, Navaz Sharif minggu malam mengatakan, "Partainya akan ikut serta
dalam pemilu parlemen Pakistan."
Hari Jumat lalu, Nawaz Sharif menyatakan bahwa partainya
memboikot pemilu parlemen. Sebab, keikut-sertaan dalam pemilu sama halnya
dengan mendukung pemerintahan Pervez Musharraf." Di lain pihak, Komite
Pusat PPP hari ini juga mengumumkan akan ikut serta dalam pemilu.
Partai Liga Muslim Pakistan, hari ini menyatakan
kemungkinan penundaan pemilu tingkat nasional (Senat) dan provinsi yang
mencakup Boluchestan, Punjab, Sarhad dan Sind yang menurut rencana akan
digelar pada bulan Januari 2007.
Diberitakan pula, Dewan Pemilihan Umum Pakistan hari ini
menggelar sidang soal pelaksanaan pemilu legislatif. Kantor Berita AFP
melaporkan, berdasarkan agenda yang sudah ditentukan sebelumnya, pemilu
akan digelar pada tanggal 8 Januari 2008. Namun menyusul aksi teror
terhadap Bhutto hari Kamis lalu, kondisi Pakistan yang labil membuat
pelaksanaan pemilu menjadi tidak menentu.
Partai Thaksin Berkoalisi
dengan Partai-Partai Kecil
Partai-partai yang beraliansi dengan Mantan Perdana
Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra, menyatakan bahwa mereka mendapatkan
kursi yang cukup di parlemen untuk membentuk pemerintahan koalisi. Menurut
Kantor Berita Associatted Press dari Bangkok, Juru Bicara Partai Kekuatan
Rakyat (PPP) hari ini mengatakan, "Tiga partai kecil hari ini dalam
konferensi pers menyatakan kesiapan mereka untuk bergabung dalam koalisi."
Sementara itu, partai PPP dan rival utamnya, partai
Demokrat, berkompetisi dalam rangka membentuk pemerintah mendatang, sejak
pelaksanaan pemilu parlemen negara ini pada tanggal 23 Desember 2007.
Gorbachev Angkat Suara
Soal Kozovo
Pemimpin Uni Soviet terakhir, Michael Gorbachev,
mengkritik sikap negara-negara Eropa soal kemerdekaan Kozovo. Menurut
Kantor Berita IRNA, Gorbachev dalam artikelnya yang dimuat Koran Rusia,
Rossiyskaya Gazeta, mengatakan, "Menciptakan fenomena berbahaya yang
berkaitan dengan undang-undang dan keamanan internasional bisa menjadi
peristiwa yang dapat memicu gejolak di sejumlah wilayah."
Lebih lanjut Gorbachev menyesalkan upaya Uni Eropa dan
Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) yang mengambil alih peran PBB dalam
menangani masalah Kozovo. Dikatakannya, "Menurut pandangan diplomatik dan
etika, langkah ini sama sekali tak dapat dibenarkan." Sejak tahun 1999,
Provinsi Serbia selatan, Kozovo, berada di bawah administrasi PBB untuk
mengantisipasi penumpasan warga minoritas Albania oleh pemerintah Belgrad.
Menurut rencana, Kozovo akan mendeklarasikan kemerdekaan dari Serbia
secara sepihak pada awal tahun 2008.
Bentrokan Militer di
Sri Lanka Tewaskan Puluhan Orang
Bentrokan militer antara tentara Sri Lanka dan kelompok
Macan Tamil menewaskan sebelas orang. Menurut Kantor Berita Associatted
Press, tentara Sri Lanka hari ini mengumumkan, serentetan bentrokan yang
terjadi kemarin menewaskan sembilan separatis dan dua tentara."
Berdasarkan laporan tersebut, bentrokan-bentrokan
tersebut terjadi di kawasan Mannar dan Vavania di Sri Lanka utara. Sejak
tahun 1972, para separatis kelompok Macan Tamil menuntut independensi
kawasan utara dan timur laut Sri Lanka dari pemerintah pusat Sri Lanka.
Sementara itu, Kantor Berita India, NPT, melaporkan,
Kementerian Pertahanan Sri Langka mengklaim, bentrokan militer antara
tentara Sril Lanka dan kelompok Macan Tamil menewaskan 33 separatis dan
mencederai 37 orang, sedangkan di pihak tentara Sril Lanka, enam orang
terluka. Di lain pihak, kelompok Macan Tamil mengklaim, "Dalam bentrokan
tersebut, 20 tentara tewas."
|
|
Transkrip Berita SiaranSenin Pagi 31 Desember 2007 |
|
Sekitar 450 Warga Palestina Gugur di Tahun 2007
Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) mengumumkan, selama tahun 2007 rezim
zionis telah membuat minimal 450 warga Palestina gugur syahid. Kantor
berita Jerman melaporkan, pasukan militer rezim zionis, di tahun 2007,
menciderai sekitar 1200 warga Palestina dan menahan sekitar 3.500 lainnya.
Kantor
Hubungan Nasional dan Internasional PLO menekankan, rezim zionis di tahun
2007, mencegah 56 warga Palestina keluar dari Jalur Gaza untuk berobat
sehingga menyebabkan mereka meninggal. Saat ini terdapat 300 warga
Palestina lain yang sakit, dan rezim zionis mencegah mereka keluar untuk
berobat.
Bedasarkan laporan Kantor Hubungan Nasional dan Internasional PLO, kaum
zionis di tahun 2007 telah menghancurkan 120 rumah dan ribuan hektar tanah
pertanian milik warga Palestina.
Mesir Menekankan Komitmen Rezim Zionis
Terhadap UU Internasional
Komisi
Urusan Arab di Parlemen Mesir meminta kepada rezim zionis untuk segera
menghentikan pembangunan tembok zionis dan perusakan pintu gerbang
Al-Magharibah di Masjid Al-Aqsha.
Kantor
berita As-Syarqul Awshath Mesir Ahad kemarin mengumumkan, komisi urusan
Arab Parlemen Mesir dalam sidangnya kemarin, juga menyeru rezim zionis
agar menghentikan langkah-langkahnya yang menyengsarakan rakyat Palestina
dan mengakhiri pembangunan kawasan permukiman zionis di Tepi Barat. Seraya
menyinggung politik-politik permusuhan Tel Aviv, komisi tersebut
mengumumkan, rezim zionis tidak memegang komitmen kepada UU dan
kesepakatan-kesepakatan internasional dan selalu melanggar semua itu.
Anggota Parlemen Lebanon: Pemerintah Negara
ini Boneka AS
Anggota Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon, menyebut pemerintah negara
ini sebagai boneka AS.
IRNA melaporkan dari Beirut, Husein
Al-Hajj Hasan, dari Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon, Ahad kemarin,
mengatakan bahwa AS mengendalikan Lebanon dari jarak jauh.
Seraya
menekankan dukungannya terhadap perlawanan bangsa Lebanon, Husein Al-Hajj
Hasan menekankan bahwa AS akan kalah di hadapan perlawanan Lebanon,
sebagai mana rezim zionis kalah dalam perang musim panas tahun lalu. Wakil
Fraksi Hizbullah di Parlemen Lebanon juga menasehatkan kepada kelompok
politik yang berkuasa di Lebanon agar mempertebal rasa tanggung jawabnya
terhadap peristiwa-peristiwa yang berlaku di negara mereka.
Delapan
Orang
Meninggal di Utara Bagdad
Dalam
bentrokan pasukan polisi Irak dan orang-orang bersenjata di utara Bagdad,
tujuh anggota kelompok bersenjata dan seorang polisi Irak meninggal.
Kantor berita Xhinhua
melaporkan, dalam bentrokan yang terjadi kemarin di kota Biji antara
polisi Irak dan sekelompok orang bersenjata, 12 orang dari para teroris
ini tertangkap.
Anggota Parlemen
Irak Menilai Program Keamanan Noori Maliki Sukses
Sejumlah anggota parlemen Irak menilai program keamanan yang dilaksanakan
oleh pemerintahan Noori Al-Maliki sebagai program yang sukses.
Mahmud Utsman, salah seorang
anggota Parlemen dari Partai Koalisi Kurdistan Irak, Ahad kemarin dalam
wawancara dengan Al-Alam berkata, berbagai kesulitan di negara ini akan
dapat diatasi dengan memanfaatkan kesuksesan-kesuksesan yang telah dicapai
oleh program keamanan Noori Maliki.
Mahmud
Utsman menambahkan, hukman mati Saddam dan kemajuan kondisi keamanan
negara ini merupakan dua fenomena penting yang terjadi di Irak di ahun
2007.
Sulaim
Al-Jaburi, juga seorang anggota Parlemen Irak, dalam wawancara dengan
Al-Alam, berkata, kawasan-kawasan yang dimasa lalu merupakan pusat
kerusuhan, kini telah berada dalam kondisi keamanan yang baik, yang
menunjukkan telah tercapainya hasil-hasil yang besar bagi Irak di tahun
2007.
Al-Jaburi menambahkan, semua kelompok politik Irak saat ini menginginkan
disusunnya sebuah rancangan nasional untuk menyelamatkan negara. Dan
kelompok-kelompok politik menunjukkan sikap yang sangat fleksibel dalam
hal ini.
Partai Rakyat
Pakistan Mencalonkan Makhdum Amin Fahim Sebagai PM
Partai
Rakyat Pakistan telah mengumumkan calonnya untuk menduduki kursi PM dalam
pemilu mendatang di negara ini. IRNA melaporkan, Ashif Ali Zardari, suami
Benazir Bhutto, Ahad kemarin, seraya menyinggung pandangan-pandangan
mendiang ketua Partai Rakyat Pakistan, mengatakan, jika Partai ini
memperoleh suara terbanyak dalam pemilu mendatang, maka Amin Fahim akan
duduk sebagai PM. Benazir Bhutto, Ketua Partai Rakyat Pakistan, Kamis lalu
meninggal dalam aksi teror di Rawalpindi, Pakistan.
Bentrokan Antar Suku
di Parachnar Pakistan
Beberapa bentrokan baru antara suku di Parachnar (Kheibar) Pakistan,
menelan korban 18 jiwa. IRNA melaporkan, Javid Iqbal, Jubir Pemerintahan
Negara Bagian Sarhad Pakistan, tadi malam, di depan para wartawan di
Peshawar, mengatakan, bahwa bentrokan-bentrokan antar suku di Parachnar
menyebabkan 18 orang meninggal dan 23 cidera. Ia menambahkan,
bentrokan-bentrokan ini telah meluas ke kawasan Manggak.
Sejumlah bentrokan di kawasan ini telah dimulai sejak minggu lalu, dan
kini semakin meluas dan merambah ke beberapa kawasan lain. Kawasan
Kheibar, Karam Agensi, di barat laut Pakistan yang dihuni oleh berbagai
suku, berbatasan dengan Nanggarhar Afganistan.
Rakyat AS Meninggalkan
Sumber-sumber Berita Negara Ini
Wakil Direktur
IRIB External Sevice mengatakan, berdasarkan analisa beberapa kantor
berita AS rakyat negara ini secara perlahan telah meninggalkan berbagai
media massa terpenting negara ini, seperti CNN dan Fox News. Menurut
laporan wartawan IRIB, Muhammad Sarafraz, Wakil Direktur IRIB External
Service, dalam acara Festival Ketiga Produk-produk Radio dan TV,
mengatakan, berdasarkan analisa tersebut kepercayaan rakyat AS kepada
media massa ini telah menurun dan beralih kepada media-media alternatif
seperti Press TV.
Wakil Direktur
IRIB Bidang External Service, mengatakan bahwa alasan fenomena ini ialah
pemberitaan berbagai peristiwa tidak sebagaimana adanya, terutama setelah
peristiwa 11 September. Ia menambahkan, jaringan beirta Press TV, meski
baru berusia enam bulan, bergerak di atas garis yang telah ditentukan, dan
50 persen dari para pemirsanya ialah rakyat AS.
Seraya
menjelaskan bahwa berita-berita Press TV disiarkan juga di banyak kantor
berita internasinal, Sarafraz mengatakan, pada saat ini website Press TV
dikunjungi oleh 15 juta orang.
Wakil Direktur
IRIB External Service, mengatakan bahwa saat ini program-program External
Service disiarkan melalui Radio dalam 35 bahasa, dan melalui TV dalam 4
bahasa. Semua mereka ini
selalu menjalin hubungan yang baik dan semakin kuat dengan para
audiensnya.
Di
akhir pidatonya di acara Festival Ketiga Produk TV dan Radio external
Service ini, Sarafraz mengatakan bahwa diantara produk terbaru External
Service IRIB ialah sebuah filem berjudul "Kelahiran Lain" tentang
perjuangan selama 33 hari Hizbullah Lebanon menghadapi agresi rezim
zionis, dan sebuah program animasi dengan judul "Anak dan Tentara" yang
mengisahkan hubungan seorang anak Palestina dengan tentara zionis.
Bush Seorang Presiden yang Hobi
Perang
Mingguan Der
Spiegel menulis, George Bush, Presiden AS, meski selalu berbicara tentang
demokrasi, tapi juga senantiasa menciptakan suasa perang. Kantor berita
MEHR melaporkan, majalah Der Spiegel, dalam analisanya. Seraya menyinggung
pembunuhan Benazir Bhutto dan kondisi krisis di Irak, Afganistan dan
Pakistan, menegaskan, campur tangan militer yang disebut oleh Bush sebagai
usaha pemberantasan terorisme, tidak pernah mendatangkan hasil.
Di bagian lain
dalam analisanya, penulis mengatakan, kegagalan-kegagalan demokrasi di
tahun 2007 memberikan pelajaran kepada pendukung dna penentang
strategi-strategi AS. Salah satunya ialah bahwa perlawanan terhadap
kelompok-kelompok ekstrim tidak boleh menjadi semacam hiburan bagi seorang
presiden tak berakal di AS.
Majalah Jerman
ini menambahkan, Bush tidak lagi dapat membantu untuk menghapus ketegangan
dan berbagai kerusuhan di Timur Tengah, karena ia adalah seorang presiden
hobi perang, tapi hanya mengobarkan perang-perang yang tak membawa hasil.
Di akhir analisa
mingguan Jerman ini disebutkan, jika Bush tidak mengobarkan perang di Irak,
mungin saat kondisi saat ini akan lebih baik.
Lavarov: Tahun 2008
Adalah Tahun Yang Tenang Bagi Rusia
Menteri Luar Negeri Rusia berkata, di tahun 2008 Moskow akan mengambil
kebijakan yang kostruktif dan tidak akan menciptakan pertentangan dengan
pihak manapun.
Menurut laporan Rianovesti, Sergei
Lavrov, Menlu Rusia, mengatakan, kondisi apa pun yang muncul di tahun
2008, maka Rusia tidak akan memasuki pertentangan baru apa pun, dan negara
ini akan melaksanakan politik luar negeri terpadu.
Lavrov
menambahkan, Rusia siap menjalin hubungan dengan pihak lain berdasarkan
persamaan dan dalam rangka kepentingan bersama.
Menlu Rusia mengatakan, Moskow
berminat melanjutkan usahanya untuk menyelesiakan berbagai permasalahan
penting internasional dengan kerjasama PBB.
|
|
|
|
Lintas Warta |
|
|
|
|
|
Hegemoni dan Kejahatan Non Manusiawi Politik
Rezim Zionis Israel
Data statistik di tahun 2007 tentang aksi-aksi kekerasan di Palestina
pendudukan menunjukkan kontinyuitas kejahatan dan perusakan Rezim Zionis
Israel. Kantor Urusan Hubungan Nasional dan Internasional Organisasi
Pembebasan Palestina (PLO), mendata 435 orang Palestina syahid di tangan
tentara ReZim Zionis di tahun 2007. Data statistik yang dikeluarkan PLO
menunjukkan 1.192 orang Palestina cedera akibat ditembus peluru dan
dipukul tentara Rezim Zionis Israel. Sekitar 120 unit bangunan warga
Palestina diratakan dengan tanah dan ratusan lainnya dirusak. Ribuan tanah
pertanian bangsa Palestina diambil paksa demi kelancaran pembangunan
tembok pemisah. Dan yang paling menyesakkan dada adalah sekitar 3.500
orang Palestina di tawan Rezim Zionis Israel selama tahun 2007 tanpa
proses pengadilan yang semestinya.
Data statistik tahun 2007 menunjukkan substansi kejahatan Rezim Zionis
Israel. Dampak dari aktivitas Rezim Zionis Israel selama ini hanya
mewujudkan perusakan, pembunuhan dan penangkapan. Kantor-kantor berita
melaporkan rencana terbaru Rezim Zionis Israel dalam bingkai ekspansi dan
hegemoninya terhadap rakyat sipil Palestina. Sekaitan dengan masalah ini,
Angkatan Bersenjata Rezim Zionis Israel merilis rencana terbarunya untuk
menjajah seluruh daerah Jalur Gaza atau sebagian daerahnya. Bila itu
berhasil, Rezim Zionis bermaksud membagi daerah ini menjadi tiga bagian.
Rezim Zionis bernafsu untuk kembali menguasai Gaza, setelah diusir dalam
perjuangan mati-matian para pejuang Palestina di sana.
Politik kekerasan dan ekspansi Rezim Zionis Israel dilakukan saat
bersamaan dengan klaim rezim ini sebagai pecinta perdamaian. Ini
menunjukkan, proses perdamaian Palestina dengan Rezim Zionis Israel tidak
akan pernah membawa hasil, kecuali kecongkakan Rezim Zionis dan
kontinyuitas kejahatannya. Pada tahun 2005, Rezim Zionis Israel
dipermalukan para pejuang Palestina di Gaza. Keteguhan mereka menghadapi
tentara Rezim Zionis memaksa angkatan bersenjata nomor satu di Timur
Tengah harus angkat kaki secara memalukan dari daerah itu. Sejak kekalahan
memalukan itu, Rezim Zionis terus berusaha untuk kembali menguasai daerah
itu membalas kekalahannya.
Keinginan kuat Rezim Zionis Israel untuk menguasai Gaza membuat Rezim
Zionis menentang pendirian pemerintah independen Palestina dengan ibu kota
Al-Quds. Dengan politik anti kemanusiaannya, Rezim Zionis mewujudkan
kondisi yang sangat memprihatinkan bagi rakyat Palestina. Hal ini semakin
intens setelah berlangsungnya konferensi Annapolis yang diklaim sebagai
konferensi untuk perdamaian oleh Amerika. Kondisi memprihatinkan yang
terjadi di Palestina pendudukan memerlukan perhatian serius opini dunia
dan masyarakat internasional. Dunia internasional berkewajiban mencegah
berlangsungnya pembantaian dan perusakan Rezim Zionis Israel di tanah air
bangsa Palestina.
|
|
|
|
Polandia Tinjau Ulang Rencana Penempatan Rudal
Balistik Amerika
Koran Amerika New York Times menurunkan laporan tentang keinginan
Polandia meninjau ulang rencana penempatan rudal balistik Amerika di
negaranya. New York Times menulis, pemerintahan Donald Tusk mengkaji
kembali manfaat rencana penempatan rudal Balistik Amerika di negaranya.
Sebelumnya, rencana ini telah disepakati antara George W. Bush, Presiden
Amerika dan Jaroslaw Kaczynski, mantan Perdana Menteri Polandia.
Berdasarkan rencana ini, Amerika akan menempatkan 10 rudal balistik di
Polandia. Masih satu paket dengan penempatan rudal balistik, Amerika juga
akan menempatkan situs radar canggih di Republik Cheko. Namun, setelah
memenangkan pemilihan di bulan Oktober, Donald Tusk balas meminta insentif
jaminan keamanan negaranya dari Amerika. Pernyataan terakhir Tusk cukup
memerahkan telinga para pejabat Gedung Putih. Ia menyatakan, bila
penempatan rudal balistik Amerika tidak dapat menjamin sepenuhnya keamanan
Polandia, niscaya pemerintahannya akan meninjau ulang kesepatan itu.
Rencana penempatan rudal balistik di Polandia telah menuai kritikan dari
mayoritas penduduk negara ini.
Pada kenyataannya, tidak hanya Polandia yang menolak rencana Amerika ini.
Mayoritas rakyat Cheko juga tidak setuju rencana penempatan situs radar
modern Amerika di negaranya. Unjuk rasa rakyat Cheko dan polling yang ada
menunjukkan penentangan mereka terhadap rencana Amerika. Sekaitan dengan
masalah ini, Gedung Putih juga punya masalah yang tidak kecil. Karena
Kongres Amerika mensyaratkan kucuran budget bila rencana penempatan rudal
balistik dan situs radar di negara Polandia dan Cheko telah final. Dengan
demikian, syarat yang diajukan Polandia dan peninjauan kembali rencana ini
dapat menggagalkan seluruh rencana Amerika. Karena itu berarti menghambat
kucuran dana dari Kongres.
Belum lagi, Rusia dan sebagian negara-negara Eropa menentang rencana
penempatan rudal balistik Amerika di Eropa Timur. Rusia menolak rencana
Amerika, karena mengancam keamanan negaranya. Dan bila Amerika bersikeras
menempatkan rudal balistik dan situs rudalnya di kedua negara ini, maka
Rusia akan menyerang lokasi penempatan rudal dan radar Amerika. Ancaman
yang dikeluarkan Rusia berbanding terbalik dengan pernyataan Washington
yang menyebutkan, kehadiran pasukannya di Polandia dan Cheko dapat
menjamin keamanan kedua negara ini. Ancaman Rusia membuyarkan klaim
serampangan yang dikeluarkan Washington. Karena Rusia akan melakukan apa
saja untuk menjamin keamanan negaranya, termasuk menyerang pangkalan
penempatan rudal balistik dan radar Amerika di Polandia dan Cheko.
Berdasarkan kenyataan yang ada, pernyataan Perdana Menteri Polandia
tentang kemungkinan untuk meninjau kembali rencana Amerika ini, agar
mendapat kesempatan untuk membicarakan masalah ini dengan Rusia. Dalam
kondisi seperti ini, tampaknya Bush harus menggigit jarinya, karena bakal
ditinggal sendiri lagi.
|
|
Cakrawala Indonesia |
|
SBY Cuma Numpang Tidur di Solo
Korban banjir Kota Solo kemarin harus gigit jari. Sebab, meski menginap di
Solo, rombongan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata tidak
memiliki agenda mengunjungi daerah bencana banjir di Kota Bengawan itu.
Radar Solo (Grup Jawa Pos) melaporkan, Presiden SBY kemarin sore datang ke
Kota Solo setelah mengunjungi Pacitan dan Sukoharjo. Tetapi, kehadirannya
di Solo hanya untuk bersitirahat. SBY datang ke Hotel The Sunan Solo
sekitar pukul 17.00 dan langsung menuju kamar untuk beristirahat. Hal
tersebut juga sempat membuat kecele wartawan media cetak dan elektronik
yang menunggu kedatangannya sejak pukul 13.00. Mereka berharap mendapatkan
statemen presiden terkait bencana yang melanda Kota Solo dan sekitarnya
sejak Kamis (27/12).
Setali tiga uang dengan rombongan menteri yang mengikuti SBY. Menko Kesra
Aburizal Bakrie, Menteri Sosial Bachtiar Hamzah, dan Menteri PU Joko
Kirmanto juga langsung masuk kamar masing-masing. Para pencari berita
hanya ditemui Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng. Itu pun setelah para
wartawan melobi koordinator media kepresidenan. Menurut Mallarangeng,
agenda presiden kemarin adalah mengunjungi daerah bencana banjir di
Pacitan dan Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Malamnya tidak ada
agenda. "Baru besok pagi (pagi ini) presiden ke Karanganyar, meninjau
daerah bencana," ujar pria berkumis tersebut. Agenda SBY, menurut
Mallarangeng, dimulai dengan koordinasi dengan perangkat kelurahan dan
para camat di kota kelahirannya, Pacitan. Setelah itu, siangnya presiden
bersama rombongan menyempatkan diri mengunjungi Bengawan Solo di daerah
Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo. Sebelumnya, SBY mampir ke kantor bupati
Sukoharjo.
Andi Mallarangeng menjelaskan, "SBY tadi juga membagikan bantuan sembako
kepada para pengungsi di Sukoharjo. Selain itu, SBY dan Ibu memberikan
sumbangan langsung kepada para pengungsi." Mallarangeng mengungkapkan, SBY
bakal ke Tawangmangu, Karangayar, pagi ini pukul 07.00. "Rencananya
presiden mengunjungi lokasi bencana. Tetapi, jika kondisi tidak
memungkinkan, beliau hanya akan mengunjungi posko bencana terdekat,"
jelasnya. Pria yang tengah dilamar Partai Demokrat untuk menjadi salah
seorang pengurus di DPP tersebut mengaku belum mengetahui apakah setelah
ke Karangayar SBY akan mengunjungi daerah bencana di Solo atau tidak.
Sebab, agenda hari ini bisa berubah sewaktu-waktu.
Sementara itu, dalam kunjungan di Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, kemarin
(30/12), Presiden SBY menjanjikan pembangunan tanggul yang lebih baik. Itu
sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi bencana banjir yang kerap
terjadi. Namun, SBY menegaskan, untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan
kerja sama yang baik antara pemerintah kabupaten (pemkab), pemerintah
provinsi (pemprov) dan pemerintah pusat. "Di sini hadir juga Menteri
Pekerjaan Umum yang nanti bersama-sama memikirkan bagaimana membuat
tanggul yang lebih kuat dari yang ada saat ini," ujar SBY di hadapan
puluhan penduduk Dukuh Jatiteken, Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, usai
meninjau tanggul desa setempat yang jebol akibat banjir Rabu (26/12) lalu.
SBY menambahkan, untuk membantu meringankan beban daerah yang terkena
bencana banjir, pihaknya telah menyerahkan bantuan lewat Gubernur Jateng
Ali Mufiz Rp 5 miliar. Nanti bantuan itu dibagi untuk seluruh kabupaten
yang tertimpa banjir.
Selain melihat lokasi tanggul yang jebol dan kondisi warga korban banjir,
SBY menyerahkan bingkisan sembako kepada warga. Bingkisan tersebut
diserahkan langsung kepada salah satu warga yang rumahnya terendam. SBY
juga sempat melihat slide dan foto-foto dokumentasi bencana banjir
Sukoharjo yang dipasang di Balai Desa Laban.
|
|
Ke
Atas |
|
|
|
 |
|
|
|
|