Sejarah Dunia 30 September

   ::  Ke Index Kalender Hijriah                  

:: Ke Index Kalender Masehi

 

 

 

 

 

 

 

 

Donato Baramant Lahir

30 September tahun 1444, Donato Baramant, seorang arsitek dan seniman ternama Italia, terlahir ke dunia. Ia dilahirkan di saat seni arsitek dan patung di Italia tengah berkembang pesat. Ia bersama dua orang rekannya, yaitu Rafael dan Michael Anej, melakukan renovasi terhadap Gereja San Pieter. Karya arsitek Baramant lainnya  adalah Gereja St. Mari di Kota Milan. Ia kemudian meninggal dunia tahun 1514.

Penyelenggaraan Konferensi Munich

30 September 1938, diadakan konferensi bersejarah, yaitu “Konferensi Munich” di Jerman. Konferensi ini dihadiri oleh Hitler, Musolini, pemimpin Jerman dan Italia, serta Edward Dalaledia, Nevil Chamberlain, masing-masing perdana menteri Perancis dan Inggris. Tujuan konferensi ini adalah mencari jalan keluar bagi perselisihan antara Jerman dan Chekoslovakia. Hasil dari konferensi ini adalah penggabungan sebagian wilayah Chekoslovakia kepada Jerman. Hal ini memberikan pengaruh kepada perkembangan selanjutnya di Eropa dan memperlihatkan esensi imperialisme negara-negara Barat. Setelah berakhirnya Perang Dunia kedua pada tahun 1945 dengan Jerman sebagai pihak pecundang, kekuasaan atas Chekoslovakia dikembalikan kepada bangsa itu.

Botswana Merdeka 

30 September tahun 1966, negara Botswana berhasil meraih kemerdekaannya dari Inggris, dan hari ini kemudian dijadikan sebagai hari nasional negara itu. Botswana sudah dijajah Inggris sejak tahun 1885. Pada tahun 1920, perjuangan untuk meraih kemerdekaan  mulai dilakukan rakyat negara itu. Perjuangan mereka mencapai tujuannya pada tahun 1966.

Botswana terletak di kawasan selatan Benua Afrika. Negara yang memiliki luas 600.372 kilometer persegi itu berbatasan dengan negara-negara Afrika Selatan, Zimbabwe, dan Namibia.

Kecelakaan Pesawat Udara Militer di Iran

30 September 1981, sejumlah perwira angkatan udara Republik Islam Iran gugur dalam sebuah peristiwa kecelakaan udara. Para perwira itu sebenarnya sedang pulang ke Teheran setelah sukses melakukan operasi pematahan blokade yang dilakukan oleh tentara Irak terhadap kawasan Abadan di barat daya Iran. Mereka yang gugur dalam peristiwa kecelakaan udara itu adalah Rasyid Islam, Fallahi, Fakuri, Namjur, Kolahdouz, dan Jahan Ara.

Richter Meninggal Dunia

30 September 1985, Charles Richter, ilmuwan penemu alat ukur kekuatan gempa, meninggal dunia di AS dalam usia 75 tahun. Bersama rekan-rekannya sesama ilmuwan, Richter berhasil menemukan alat ukur kekuatan gempa yang didasarkan kepada tingkat energi yang dilepaskan pusat gempa. Richter dan kawan-kawannya membagi tingkat kekuatan gempa itu dari ukuran satu hingga sembilan. Sebelumnya, para ilmuwan mengukur dan membandingkan tingkat-tingkat kekuatran gempa berdasarkan akibat-akibat yang ditimbulkan oleh gempa, yang tentu saja sangat jauh dari ketelitian.