|
Tentara
Italia Kalah Pasukan Napoli
31
Oktober 1860, tentara Italia yang dipimpin oleh Giussepe Garibaldi, seorang
nasionalis fanatik Italia, berhasil mengalahkan tentara Napoli. Kemenangan
Garibaldi ini merupakan langkah besar dalam proses penyatuan Italia yang
kemudian terwujud secara utuh pada tahun 1870. Sebelum takluk di tangan
tentara Garibaldi, Napoli adalah sebuah negara independen. Kini, Napoli
adalah salah satu kota penting di kawasan selatan Italia.
Parlemen
Nasional Iran Pecat Ahmad Syah dari Jabatannya Sebagai Raja
31
Oktober tahun 1925, Parlemen Nasional Iran mengumumkan bahwa Ahmad Shah,
raja terakhir dari silsilah Dinasti Qajar, telah dipecat dari jabatannya,
dan dengan demikian, kekuasaan dinasti itu selama 135 tahun atas Iran
dinyatakan berakhir. Setelah itu, melalui intervensi Inggris, dibentuklah
sebuah pemerintahan sementara di bawah kepemimpinan Reza Khan. Sebulan
kemudian, Reza Khan menyatakan diri sebagai shah atau raja Iran dan
keluarganya ia namakan sebagai Dinasti Pahlevi yang memiliki kekuasaan penuh
atas Iran. Peristiwa ini kemudian menjadi permuaan eksploitasi dan represi
besar-besaran AS dan Inggris atas bangsa Iran.
Indira
Gandhi Tewas Diteror
31
Oktober tahun 1983, Perdana Menteri India Nyonya Indira Gandhi tewas dibunuh
dalam sebuah aksi teror yang dilakukan oleh dua orang pengawalnya. Kedua
pembunuh Gandhi yang kemudian diidentifikasi sebagai pengikut aliran Sikh
itu melakukan tindakannya karena Perdana Menteri India tersebut dianggap
bersalah telah mengeluarkan instruksi penyerangan terhadap Kuil Emas milik
para pengikut Sikh yang terdapat di Negara bagian Punjab. Gandi sendiri
mengeluarkan instruksi itu karena warga Punjab yang mayoritasnya adalah
pengikut Sikh menjadikan Kuil Emas sebagai markas perjuangan mereka untuk
menjadikan Punjab sebagai sebuah negara merdeka.
Nyonya Indira Gandhi adalah putri Jawaharlal Nehru, salah seorang pemimpin
kemerdekaan India. Gandhi naik ke kursi perdana menteri India pada tahun
1967, tiga tahun setelah kematian ayahnya. Selama memerintah, Gandi
dihadapkan kepada banyak persoalan, termasuk di antaranya pemberontakan
kelompok separatis Sikh. Pemberontakan Sikh tersebut terus berlanjut sampai
saat putra Indira Gandhi, yaitu Raziv Gandhi menjadi perdana menteri.
|