Sejarah Dunia 31 Maret

   ::  Ke Index Kalender Hijriah                  

:: Ke Index Kalender Masehi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Rene Descartes Lahir 

31 Maret tahun 1596, Rene Descartes, filsuf, matematikawan, dan ahli fisika asal Perancis terlahir ke dunia. Karena kecerdasannya, segera setelah menamatkan pendidikannanya di bidang filsafat dan matematika, Descartes langsung dipercaya mengajar di perguruan tinggi. Pemikirannya yang cemerlang di bidang filsafat membuatnya dipercaya oleh sebagian orang sebagai Bapak Filsafat Moderen. Di antara karya tulisan Descartes adalah buku-buku berjudul “Dasar-Dasar Filsafat”, “Pemikiran Metafisika”, dan “Pembahasan tentang Kelembutan Ruh”. Descartes meninggal dunia pada tahun 1650.

 

Teror Terhadap Penumpang Kereta Api Palestina 

31 Maret tahun 1948, dalam kelanjutan aksi teror yang digelar orang-orang Zionis di Palestina, sebuah kereta api penumpang yang datang dari Kairo, Mesir,  menuju kota pelabuhan Haifa di Palestina diledakkan oleh sekelompok orang Zionis yang tergabung ke dalam organisasi teroris Stern. Dalam insiden tersebut, 40 penumpang kereta api tewas dan 60 lainnya menderita luka-luka serius. Empat hari sebelumnya, insiden serupa terjadi di kawasan yang sama. Dalam peristiwa tersebut, 24 warga Palestina tewas dan 61 laninya cedera. Tindakan orang-orang Zionis tersebut adalah bagian dari rangkaian operasi teror yang dilakukan orang-orang Israel dengan tujuan agar jumlah pengungsi Palestina yang semakin bertambah banyak hingga orang-orang Israel bisa lebih leluasa mendirikan negara Israel raya.

 

Keanggotaan Mesir pada Liga Arab Digantung 

31 Maret tahun 1979, negara-negara anggota Liga Arab sepakat untuk menggantung keanggotaan Mesir dalam organisasi tersebut sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Reaksi keras itu diambil oleh Liga Arab menyusul tindakan Mesir yang bersedia menandatangani Perjanjian Camp David dengan Rezim Penjajah Israel, Januari tahun 1978. Peristiwa tersebut juga menandai semakin dikucilkannya Mesir dari pergaulan internasional. Segera setelah Mesir menandatangani perjanjian Camp David, sejumlah negara Arab dan muslim langsung memutuskan hubungan diplomatiknya dengan negeri piramid itu. Situasi ini berlangsung sekitar satu dekade. Pada akhir tahun 80-an, dengan upaya keras AS dan juga mengendurnya sikap anti Israel yang ditunjukkan oleh Organisasi pembebasan Palestina (PLO), status Mesir sebagai anggota Liga Arab kembali dipulihkan.