Ujicoba Pertama Lokomotif
25 Juli tahun 1814, lokomotif
bertenaga uap yang pertama di dunia berhasil diujicobakan. Keberhasilan
ujicoba lokomotif bertenaga uap ini menandai transformasi baru dalam
transportasi perdagangan dunia. Alat tranportasi lokomotif ini ditemukan
oleh seorang insinyur asal Inggris bernama George Stephenson.
Tentara Jepang Menyerang Daratan Cina
25 Juli tahun 1894, serangan tentara
Jepang ke kawasan pesisir Cina dimulai. Alasan serangan Jepang ke kawasan
ini adalah untuk mencaplok sejumlah besar kawasan di daratan Cina hingga ke
Semenanjung Korea. Perlawanan tentara Cina tidak bisa menahan serbuan
tentara Jepang yang memiliki perlengkapan perang lebih hebat. Dalam
perjanjian “Shimonoseki” yang ditandatangani oleh kedua pihak, Cina yang
kalah perang terpaksa menyerahkan sejumlah pulaunya kepada Jepang.
Semenanjung Korea sendiri secara resmi dinyatakan merdeka, akan tetapi, pada
prakteknya, kawasan ini berada di bawah kekuasaan Jepang. Perang Jepang –
Cina ini juga tercatat sebagai awal mula pertikaian Jepang dengan Rusia,
karena saat terjadi serangan, sejumlah pangkalan militer milik Rusia ikut
hancur menjadi sasaran serangan bala tentara Jepang.
Pembunuhan Massal di Pasar Palestina
25 Juli tahun 1938, kelompok teroris
rezim Zionis melakukan peledakan dua bom di pasar yang menjual sayur-sayuran
dan menewaskan 62 warga Palestina dan melukai ratusan orang lainnya. Tujuan
dari aksi teroris ini adalah untuk menciptkan rasa ketakutan di tengah warga
Palestina sehingga mereka terdorong untuk pergi meninggalkan tanah air
mereka. Penyerangan atas desa-desa dan kota-kota yang padat penduduk sipil
merupakan metode utama yang hingga kini masih terus digunakan oleh rezim
Zionis untuk menciptakan kengerian dan ketakutan di rengan warga Palestina.
Zuhair Muhsin Tewas
25 Juli tahun 1979, Zuhair Muhsin,
sekjen organisasi perjuangan Palestina Ash-Shaiqah, tewas dibunuh
oleh agen Zionis, Mossad, di kota Cannes, Perancis. Namun demikian,
kepolisian Perancis menyatakan tidak ada petunjuk apapun yang ditemukan
dalam kasus pembunuhan ini. Meskipun agen Mossad telah berkali-kali membunuh
para pemimpin perjuangan Palestina, namun negara-negara Barat masih saja
selalu membela kepentingan rezim illegal ini.
Zionis Serang Libanon
25 Juli 1993, tentara rezim Zionis
untuk kesekian kalinya melakukan serangan besar-besaran terhadap Libanon
selatan. Serangan yang dilancarkan dari darat, laut, dan udara itu bertujuan
untuk memperluas wilayah kekuasaan rezim Zionis secara illegal. Dalam
serangan ini, 128 warga sipil gugur syahid, 500 orang luka-luka dan lebih
dari 400 ribu orang menjadi pengungsi. Selain itu, ladang-ladang pertanian
dan infrastrukutur perekonomian pun rusak berat. Namun demikian, pasukan
Hizbullah Libanon pada tahun 2000 berhasil mengusir keluar tentara Zionis
dari wilayah Libanon selatan.
|