Carl Friedrich Gauss Lahir
30 April tahun 1777,
Carl Friedrich Gauss, seorang matematikawan besar asal Jerman, terlahir ke
dunia. Perhatian utama Gauss adalah di bidang angka dan dia menulis buku
modern pertama tentang teori angka. Pada tahun 1807, Gauss menjadi profesor
dan direktur dari sebuah observatorium di Gottingen. Pada tahun 1821, ia
ditunjuk untuk mengepalai survey trigonometri di Hanover dan ketika itulah
ia berhasil menciptakan heliograph atau alat pengirim pesan dengan
menggunakan cermin dan cahaya. Gauss juga berhasil menemukan teori induksi
magnetik sehingga satuan untuk induksi magnetik itu diberi nama Gauss. Carl
Gauss dianggap sebagai salah satu dari tiga matematikawan terbesar dunia,
selain Archimedes dan Newton.
Adolf Hitler Bunuh Diri
30 April tahun 1945,
setelah rencana dan impiannya untuk menguasai dunia mengalami kegagalan,
akhirnya Adolf Hitler bunuh diri di sebuah lubang pertahanan bawah tanah di
Berlin. Hitler dilahirkan tahun 1889 di Austria dan dan dalam Perang Dunia
I, ia ikut bertempur membela Jerman. Seusai perang, Hitler mendirikan Partai
Sosialis dan Nasionalis atau NAZI. Pada tahun 1923, Hitler dipenjara selama
delapan bulan atas tuduhan perencanaan kudeta dan di dalam penjara itulah ia
menulis bukunya yang terkenal berjudul Mein Kampf yang berisi
pandangan-pandangan politiknya. Sepuluh tahun kemudian, Hitler terpilih
sebagai Kanselir Jerman dan setahun kemudian, ia juga mengangkat diri
sebagai presiden. Pada tahun 1939, Perang Dunia II pun meletus atas
provokasi Hitler. Meskipun di awal-awal perang Hitler berhasil meraih
kemenangan, namun secara bertahap pasukan Sekutu akhirnya berhasil
mengalahkan Jerman.
Berthold Brecht Meninggal
30 April tahun 1956,
Berthold Brecht, seorang penyair dan penulis naskah drama Jerman, meninggal
dunia. Dia dilahirkan pada tahun 1898 dan menuntut ilmu di bidang ilmu alam.
Ketika Nazi berkuasa di Jerman, Brecht melakukan perlawanan pemikiran untuk
menentang ideologi Nazi. Namun, karena diawasi oleh Gestapo, akhirnya Brecht
melarikan diri ke AS. Di akhir PD II, Brecht kembali ke negaranya dan hidup
di sana sampai akhir hayatnya. Brecht dikenal sebagai orang yang mereformasi
aliran teater sehingga menjadikannya sebagai forum sosial dan ideologi bagi
orang-orang kiri.
|