|
Imam Khomeini dan
Kebangkitan Ajaran Islam
Dalam beberapa hari ini,
suasana di Iran akan disemarakkan dengan suasana peringatan kemenangan
revolusi Islam Iran. Sebagaimana diketahui, awal Februari 1979, Imam
Khomeini tiba di Teheran setelah menjalani masa-masa pengasingan yang
panjang di Irak, Turki, dan Perancis. Kedatangannya di Teheran disambut
rakyat Iran yang sudah menyatakan kesiapannya menggelorakan revolusi
Islam. Setelah digelar berbagai aksi demo selama sepuluh hari, Imam
Khomeini berhasil menumbangkan pemerintahan despotik Syah Iran.
Fenomena kebangkitan
Islam dalam beberapa tahun terakhir ini terasa begitu nyata, dan bisa
dikatakan merupakan fenomena yang tidak pernah terjadi selama satu abad
terakhir ini. Meskipun di kalangan internal agama Islam masih tetap
bermunculan berbagai aliran dan pemikiran, akan tetapi kebangkitan Islam
seakan menjadi kalimat ajaib yang menjadi pemersatu berbagai aliran yang
ada. Saat ini, sangat sulit menemukan adanya tempat di dunia, dan di
tempat itu tidak ada suara-suara gerakan kebangkitan Islam.
Kebangkitan yang disertai
dengan pemahaman dan ma'rifat adalah langkah menuju kehidupan yang lebih
baik. Kalau mau kita lihat ajaran agama, maka kita akan mengetahui bahwa
agama juga mengajarkan manusia untuk menggapai kehidupan yang lebih baik
tersebut. Allah melalui para rasul-Nya selalu mengajak manusia agar
mereka belajar apa saja yang bisa menjadi petunjuk bagi kehidupan yang
bahagia. Dari sisi ini, kita bisa menyimpulkan bahwa kebangkitan Islam
bisa berarti upaya menghidupkan kembali ajaran agama, khususnya terkait
dengan independensi, keadilan, dan berbagai ajaran utama lainnya.
Banyak sekali pengamat
dunia, termasuk di antaranya Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran,
Ayatullah Al-Uzhma Sayid Ali Khamenei, yang meyakini bahwa titik awal
kebangkitan agama Islam di era modern ini adalah Revolusi Islam Iran di
bawah pimpinan Imam Khomeini. Mohamad Husein Huda, seorang cendekiawan
Muslim yang tinggal di Austria menyatakan, "Seandainya harus ditentukan
titik sejarah yang menjadi tumpuan kebangkitan Islam dunia, maka titik
itu adalah tahun 1979. Tidak ada yang bisa membantah bahwa Revolusi
Islam Iran telah menjadi faktor utama bangkitnya pemikiran Islam di
dunia."
Pernyataan yang mirip
disampaikan oleh BBC dalam sebuah tayangan dokumenter yang dibuat
bersamaan dengan pergantian abad dari abad 20 ke abad 21. Saat
menyampaikan analisis terkait Revolusi Islam Iran, BBC menyatakan bahwa
apa yang terjadi di Iran tahun 1979 tidak hanya mengubah sejarah bangsa
Iran yang Muslim, melainkan juga berpengaruh secara signifikan bagi
ummat beragama di seluruh dunia. Bagi kaum muslimin, Revolusi Islam Iran
telah membangkitkan kesadaran ummat Islam untuk kembali kepada
prinsip-prinsip agama mereka. Kebangkitan tersebut bahkan menular ke
Turki yang selama 70 tahun, kehidupan beragama warga Muslim di negara
itu diberangus oleh pemerintah setempat. Pengaruh yang juga tidak
terduga merembet ke agama-agama lainnya. Di seluruh dunia, para pengikut
agama Kristen, Yahudi, Hindu, dan agama-agama lainnya berlomba-lomba
kembali kepada ajaran fundamental agama mereka masing-masing.
Michael Foucault yang
pernah berkunjung ke Iran pada saat Revolusi Islam berlangsung, menulis,
“Dalam peistiwa Revolusi Iran, terjadi hal yang sangat menakjubkan, yang
tidak akan bisa ditemui di Cina, Vietnam, atau Kuba, yaitu gelombang
besar yang terjadi tanpa peralatan militer dan partai. Peristiwa
Revolusi Iran pun tidak sama dengan revolusi tahun 1968 di Aljazair.
Selama masa tinggal saya di Iran, saya menanyakan kepada orang-orang
awam, apakah yang kalian inginkan? Setiap empat dari lima orang akan
menjawab: pemerintahan Islam. Banyak yang mengatakan bahwa
definisi pemerintahan Islam itu sendiri tidak jelas, namun, saya
menemukan jawaban bahwa Al Quran telah mengajarkan jalan kepada
orang-orang Iran itu jauh sebelum adanya para filosofis Barat. Jika
orang Barat telah kehilangan makna, maka Islam selalu tahu bagaimana
melindungi nilai-nilainya.”
Arnold Toynbee, penulis
ternama Inggris, dalam bukunya yang berjudul "Civilization on Trial" (Peradaban
dalam Masa Percobaan) telah meramalkan akan munculnya revolusi Islam
yang kemudian mempengaruhi seluruh dunia. Dalam buku yang ditulisnya
tahun 1948 itu Toynbee menulis, "Saat ini, gerakan Islam memang sedang
tidur. Hanya saja tetaplah harus diwaspadai kemungkinan bangkitnya
gerakan kebangkitan orang-orang tertindas melawan kekuasan Barat. Jika
ditengah-tengah mereka sampai ada seorang pemimpin yang muncul, maka
kaum muslimin akan bangun dari tidur panjangnya. Gelegak kebangkitan itu
bisa berubah menjadi sebuah gerakan revolusi Islam, Saat itulah Islam
akan kembali ke panggung sejarah dunia untuk mementaskan peranan yang
menentukan."
Apa yang diprediksikan
Toynbee itu bisa dilihat dengan jelas pada gerakan Revolusi Islam Iran
yang digelorakan oleh Imam Khomeini. Revolusi Islam Iran memang
menjadikan perlawanan kepada hegemoni Barat sebagai slogan utamanya.
Dengan hanya mengandalkan dukungan dari rakyat biasa dan berlandaskan
kepada nilai-nilai murni ajaran Islam, revolusi ini dengan lantang
berani melawan kekuatan superpower dunia saat itu.
Perlahan tapi pasti,
kebangkitan Revolusi Islam Iran itu merembet ke seluruh dunia. Mereka
ingin meniru kebangkitan yang ditunjukkan bangsa Iran di bawah pimpinan
Imam Khomeini. Makin banyak yang percaya bahwa kekuatan rakyat dan iman
akan menjadi senjata sangat ampuh melawan penindasan. Di Lebanon, para
pemuda Muslim Hezbollah dengan gagah berani berhasil mengusir serdadu
Zionis Israel yang dipersenjatai dengan alat-alat perang super canggih,
dalam perang selama 33 hari. Padahal, senjata para pejuang Hezbollah
terhitung sangat sederhana.
Di Palestina juga gelora
perlawanan intifadha mendapat tempat paling terhormat di hati rakyat
kawasan ini. Akibatnya mimpi Zionis untuk mendirikan negara Israel Raya
yang membentang dari Sungai Nil di Mesir hingga Sungai Eufrat di Irak,
semakin jauh dari kenyataan. Kawasan Palestina Pendudukan atau yang
dikenal dengan nama Israel, sudah bukan lagi tempat tinggal yang nyaman
bagi orang-orang Zionis. Karenanya tidaklah heran jika eksodus arus
balik migrasi warga Yahudi dari luar ke dalam kawasan Israel terus
bertambah dari tahun ke tahun. Sementara itu, kelompok politik Palestina
yang mengusung idealisme perlawanan bersenjata semakin diisukai rakyat
Palestina. Terakhir, kelompok ini memperoleh kemenangan telak dalam
pemilu parlemen. Kebangkitan dengan nafas yang sama meskipun dengan
warna berbeda, bisa kita saksikan di berbagai kawasan Muslim dunia
lainnya.
Melihat fenomena semacam
itu, muncullah berbagai macam ide pembungkaman gerakan. Di antaranya
adalah konspirasi yang dibangun untuk menaklukkan Afghanistan dan Irak,
dua negara yang secara persis mengapit Iran. Kedua negara yang sebelum
ini sudah porak-poranda karena dipimpin oleh para diktator itu memang
dengan mudah ditaklukkan. Akan tetapi, Barat di bawah pimpinan AS,
seperti terjerumus ke dalam kubangan lumpur, terutama di Irak. Ruh
kebangkitan Islam dan sentimen kebencian terhadap kesewenang-wenangan
Barat sudah terlanjur menyebar. Akibatnya, aksi pendudukan atas Irak
malah menambah besar problema yang dihadapi AS.
Dari sisi ini, tidak bisa
disangkal betapa dahsyatnya pengaruh Revolusi Islam Iran yang dipimpin
Imam Khomeini tersebut. Profesor Hamid Maulana, salah seorang
cendekiawan Muslim terkemuka dunia, mengatakan, "Di dunia Barat, pasca
abad renaissance, dan di dunia Islam, pasca zaman-zaman keemasannya dulu,
tidak penah bisa ditemukan seorang tokoh penggerak revolusi seperti Imam
Khomeini. Pemikiran dan gerakannya berpengaruh secara signifikan di
seluruh dunia. Tidak ada kekuatan apapun yang ditakutinya. Lewat gaya
hidupnya yang sederhana dan komitmennya yang kuat terhadap ajaran Islam,
Imam Khomeini mengubah peta kekuatan politik di dunia."
Maulana juga berani
memastikan bahwa legitimasi dan akseptabilitas Imam sebagai pemimpin
politik ternama sudah sangat mendunia. Bahkan legitimasinya itu diakui
juga oleh pihak-pihak yang memusuhinya. Dikatakannya bahwa dalam 6 atau
7 abad terakhir, tidak ada tokoh atau ulama yang ketokohannya mendekati
atau menyamai Imam Khomeini.
|